Iseng lagi ah, soalnya sudah lebih dari satu bulan tidak mencatat di blog ini, terlalu sering berdiam seperti sekarang memang tidak bagus padahal hampir tiap hari melototin layar komputer dengan konektivitas yang tidak sebentar. Sebagai bagian yang tak terpisahkan dari komunitas blogger yang bersosialisasi lewat tulisan, kali ini akan sedikit bercerita seputar komputer. Entah apa yang ada dibenak ini ketika teringat masa terdahulu, selalu mencoba mencari referensi mengenai prosesor yang paling cepat untuk ngegame di komputer. Karena yang jelas semakin cepat prosesor makan semakin mudah saja komputer kita melakukan perkerjaan serta kita bisa berbuat lebih banyak lagi dan dengan kecepatan CPU yang memadai otomatis ini sangatlah mempengaruhi produktivitas Anda. Sehingga banyak dari kita melakukan upgrade komputer atau bahkan sengaja membeli yang baru setiap kali ada CPU yang lebih cepat.
Tidak cukup puas rasanya jika melihat teman telah punya desktop baru dengan kecepatan melebihi yang kita punya, saya ingat ketika pertama punya komputer "cukup cepat" yaitu 233 MHz (MMX) dan saya merasakan sangat jauh dengan 500 Mhz (Duron) yang harganya lebih murah. Hingga pada satu waktu tidak lagi mengejar kecepatan CPU tapi lari ke kapasitas hard drive yang lega, dalam pikiran yaitu adalah bukan kecepatan dari Chip prosesor yang kita punya, namun berapa banyak data yang bisa kita disimpan dalam komputer.
Era mengejar kapasitas hard drive berlangsung selama 10 tahun atau lebih. Namun sekarang saya kira sudah saatnya bergeser untuk tidak memenuhi hard drive dengan data, game dan lain-lain namun saatnya untuk bisa mengalihkan fokus pada koneksi jaringan komputer. Atau mungkin setidaknya konektivitas dari jaringan ini menjadi bagian yang vital untuk saya pribadi. Dahulu saya senang melakukan download dan mengkoleksi software mengikuti dari setiap versi terbaru, namun setelah mengkaji ulang ternyata cukup dengan koneksi komputer ke Internet saya bisa dengan mudah mendapatkan apa yang diinginkan. Bahkan saya bisa saja menyimpan semua file yang dianggap penting melalui penyimpan cloud seperti dropbox atau google drive.
Namun jangan salah karena hard drive lokal yang biasa digunakan masih saja tetap bertahan terkadang saya ingin menjalankan aplikasi, game dan mendengar musik secara lokal. Silakan coba anda tanyakan kepada diri anda sendiri, apakah bisa Anda nyaman dengan hard drive yang minimal kapasitasnya? Salam blogger Indonesia.
Poskan Komentar